Senin, 03 Oktober 2011

Sistem Informasi vs Teknologi Informasi









Sistem Informasi vs Teknologi Informasi


Sistem Informasi dan Teknologi Informasi ini sebenarnya tidak sama, tetapi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi saling berhubungan satu dengan yang lain dan masing masing tidak dapat berjalan / berfungsi dengan baik apabila tidak didukung oleh yang lainnya (saling melengkapi seperti halnya manusia, manusia tidak akan pernah bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain , dan pasti ada kesulitan dan ketidak sempurnaan dalam melakukan apapun pekerjaan yang ada jika manusia ini hidup sendirian / bekerja sendirian )


Sistem Informasi merupakan suatu kumpulan perangkat lunak yang dirancang saling berhubungan yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan data menjadi sebuah informasi yang berguna, serta menyediakan suatu mekanisme untuk mencapai sasaran.suatu tujuan yang diinginkan.

Sistem Informasi memberikan nilai tambah terhadap proses, produksi, kualitas, pengambilan sebuah keputusan, serta memecahkan sebuah masalah yang tentu saja itu sangat berguna bagi perkembangan bisnis yang sedang berjalan, dan Sistem Informasi ini di gunakan karena kegiatan bisnis yang ada sekarang ini semakin rumit karena pengaruh ekonomi internasional dan persaingan dunia serta perkembangan teknologi yang sangat pesat sehingga membuat kita harus semakin cepat dalam pelayanan atau pun mengambil sebuah keputusan, karena kalau tidak kita akan jauh ketinggalan di bawah yang lainya, danm itu sangat merugikan


Teknologi Informasi segala peralatan / teknik teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis. sehingga Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi mencakup teknologi komunikasi yang digunakan untuk memproses, menyimpan, dan mengirimkan informasi yang ada.

Kegunaan dari Teknologi Informasi ini adalah sebagai Teknologi Proses yang mengubah data mentah menjadi data yang bernilai informasi, Teknologi Output yang dapat menyimpan dokumen, mendesign produk baru, Teknologi komunikasi yang dapat menyampaikan suatu informasi


Sehingga dapat di simpulkan bahwa Sistem Informasi lebih fokus pada pengaturan dan manipulasi data sedangkan Teknologi Informasi merupakan alat atau teknik yang digunakan untuk membantu melakukan hal tersebut.




Rabu, 29 Juni 2011

game theory

Game Theory (Teori permainan)


“Game Theory” merupakan sebuah pendekatan terhadap kemungkinan strategi yang akan dipakai, yang disusun secara matematis agar bisa diterima secara logis dan rasional. Game Theory digunakan untuk mencari strategi terbaik dalam suatu aktivitas, dimana setiap pemain didalamnya sama-sama mencapai utilitas tertinggi. Penerapannya banyak dilakukan di berbagai disiplin ilmu seperti biologi, militer, politik, diplomasi, ilmu sosial, dll.

Dalam aplikasi bisnis, Game Theory hampir sama dengan Decision Tree dalam tujuannya untuk menentukan keputusan terbaik, hanya saja Game Theory memperhitungkan langkah yang akan diambil oleh pemain lainnya ( non-parametric ). Seperti kita ketahui, setiap pemain bisnis pasti selalu memikirkan rencana baru yang strategic untuk mencapai payoff tujuannya. Masalahnya adalah, ketika pemain lainnya juga mengambil rencana yang sama maka rencana yang awalnya strategic dapat menjadi tidak bekerja sama sekali atau bahkan merugikan. Parahnya lagi, ini berlaku bagi semua pemain didalamnya.

Sebagai contoh, misalkan perusahaan A ingin menambah penjualan dengan menurunkan harga produknya. Namun ia tidak memperhitungkan bahwa perusahaan sejenis lainnya, sebut saja B juga sedang memikirkan ide yang sama. Jika ada 2 perusahaan dengan produk homogen menurunkan harga, tentu perhatian konsumen yang awalnya 50% untuk 1 produk akan menjadi masing-masing 25% untuk 2 produk yang menurunkan harganya. Padahal kedua perusahaan telah menghitung bahwa untuk menutupi biaya produksi yang bertambah akibat penambahan demand, penjualan harus meningkat setidaknya 35%

Ada 2 bagian tentang game theory yaitu:
  1. one shot
  2. repeated : a. finite

b. infinite

Penjelasan:

  • 1. One-shot : contohnya jika dua orang bertemu dan tahu bahwa mereka hanya akan sekali saja bertemu, terjadi kasus dimana mereka tidak menjaga reputasi mereka. Mereka berbuat buruk karena tahu bahwa tindakan mereka tidak akan menimbulkan tindakan lain di kemudian hari.
  • 2. Repeated; finite ; terjadi misalkan ketika orang tahu bahwa 10 hari lagi dia akan mati. Maka segala ekspektasi tersebut mengubah behaviornya untuk berpikir mengenai hari akhir ke-10. Ini membuat orang menjadi desperate dan bertindak di luar dugaan atau disebut juga efek akhir.
  • 3. Repeated; infinite: terjadi dimana seseorang menjaga reputasinya karena ia yakin akan berinteraksi dengan pihak lain in the near future and more


Sabtu, 07 Mei 2011

LOKASI PENENTUAN TEMPAT USAHA


Lokasi perusahaan adalah suatu tempat dimana perusahaaan itu melakukan kegiatan fisik atau tempat melakukan pemproduksian barang. Ketepatan sebuah lokasi sangat menentukan sukses tidaknya usaha kita. Jangan pernah berkompromi dengan lokasi yang kurang bagus. Dan sebelum menentukan sebuah lokasi kita harus memastikan tujuan kita dalam mengembangkan bisnis, apakah untuk memperluas jaringan, melayani kebutuhan konsumen di daerah tersebut, untuk meng-capture market yang masih besar, untuk menjadi ujung tombak produk/usaha tertentu atau hal lainnya yang sesuai dengan tujuan bisnis anda. Karena tanpa mengetahui tujuan yang jelas kita dapat kehilangan pasar yang seharusnya kita dapat kan, dan para kompetitor dapat mengetahui kelemahan-kelemahan kita, sehingga kompetitor dapat dengan mudah merebut pasar kita.


Dalam menentukan sebuah lokasi kita harus mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang matang yaitu:

  1. Tingkat Kepadatan penduduk

Tingkat kepadatan penduduk berkaitan dengan jumlah penduduk disuatu area, apakah banyak atau tidak. Jika di area itu jumlah kepadatan penduduk tinggi, maka usaha yang kita dirikan min a kan dilirik atau mendapatkan perhatian dari penduduk setempat, dan itu sangat menguntungkan pagi pengusaha


  1. Tingkat pendapatan masyarakat calon konsumen.

    Tingkat pendapatan/ penghasilan penduduk disekitar area tersebut. Karena hal ini berkaitan dengan daya beli masyarakat sekitar terhadap produk kita. Kalau daya belinya tinggi, kita bisa menjual produk yang agak berkualitas walau sedikit agak mahal, tetapi kalau daya belinya rendah, kita bisa menjual produk yang kualitasnya standar tetapi murah.

  2. Banyaknya usaha di tempat tersebut & Tingkat persaingan.

    Untuk lokasi perdagangan, pasti banyak usaha di tempat tersebut. Biasanya kalau semakin banyak yang membuka usaha di area tersebut, semakin ramai. Karena terjadi sentralistik macam-macam usaha dalam satu lokasi, dan ini tentu menarik pelanggan yang jauh untuk datang berbelanja. contohnya mal atau plaza, atau sekitar pasar.

Tetapi jika usaha sejenis dengan kita sudah cukup banyak, serta kita masih belum memiliki kemampuan bersaing yang baik, maka kita bisa memepertimbangkan untuk lokasi dengan potensi yang lebih baik. Tetap ingat akan tujuan dan strategi bisnis kita, apakah untuk mengganjal kompetitor, memenuhi kebutuhan nasabah anda atau untuk penetrasi pasar.


  1. Posisi tempat usaha

    Perlu di lihat tempat tersebut. Biasanya kalau di mal lebih ramai pengunjung, tetapi harga sewa juga lebih mahal. Tetapi hati-hati dalam memilih mal, ada mal yang tidak ramai, sehingga bisa-bisa usaha kita malah tidak berkembang, mengingat saat ini semakin banyak mal yang bermunculan. Selain di mal, tempat di sekitar jalan raya juga bagus, dekat perempatan, pokoknya tempat yang mudah terlihat dan ramai dilalui orang

  2. Keamanan dan akses parkir.

    Faktor keamanan ini cukup penting. Karena kalau suatu tempat tidak begitu ramai tetapi rawan dari segi keamanan, bisa jadi meningkatkan pengeluaran sektor keuangan, karena ada biaya-biaya untuk pengamanan, belum lagi resikonya terhadap stok barang kita dan tempat suaha kita. Usahakan ada tempat parkir yang lega dan aman untuk kendaraan, apalagi jika usaha yang mau dibuka berupa rumah makan, karena kalau konsumen kesulitan mencari tempat parkir, atau parkir jauh dari lokasi usaha kita, tentu pelanggan tidak akan merasa aman dan ogah untuk kembali.

  3. Pemilik/Penyewa sebelumnya

    Pelajari dengan pasti siapa dan jenis usaha apa yang sebelumnya menempati tempat tersebut. Alasan mengapa mereka tidak melanjutkan sewa atau memindahkan bisnis mereka dari tempat tersebut. Apabila pemilik/penyewa tempat tersebut memiliki jenis usaha yang sama dengan kita, mungkin kita bisa memeprtimbangkan kembali untuk memilih tempat tersebut sebagai tempat usaha kita. Namun jika kita yakin bahwa usaha kita bisa lebih baik dari pemilik/penyewa sebelumnya, maka kita bisa dengan percaya diri menempati lokasi tersebut. Ingat selalu tujuan awal anda membuka usaha di lokasi tersebut.


Faktor yang mempengaruhi lokasi pabrik |:

Faktor utama :
- Lingkungan masyarakat
- Kedekatan dengan pasar
- Tenaga kerja
- Kedekatan dengan bahan mentah dari pemasok
- fasilitas dan biaya transportasi
- Sumber daya alam lainnya

Faktor sekunder :
- Harga tanah
- Dominasi masyarakat
- Peraturan tenaga kerja
- Rencana tataa ruang
- Kedekatan dengan lokasi pabrik pesaing
- Tingkat pajak
- Cuaca/iklim
- Keamanan
- Peraturan lingkungan hidup

Selasa, 19 April 2011

APA SIH MODAL KERJA ITU ??

APA SIH MODAL KERJA ITU ??

Modal kerja adalah dana yang di tanamkan dalam aktiva lancar, oleh karena itu dapat berupa kas, piutang, surat-surat berharga, persediaan dan lain-lain. Dan modal kerja itu juga ada 1 jenisnya, yaitu :

1. Modal kerja permanen, yang di mana pada setiap perusahaan harus ada modal kerja permanen ini, karena modal kerja permanen ini di gunakan untuk menjaga kontinuitas usaha suatu perusahanan dan di gunakan untuk memperluas usaha produksi normalnya (modal minimal yang harus ada dalam perusahaan tersebut)

2. Modal kerja variable, modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah terus, tergantung pada kondisi atau keadaannya, misal karena factor musiman yang membuat produksi tidak menentu pemesananya, factor fluktuasi konjugtur, factor keadaan darurat

Modal kerja sangat penting bagi semua orang yang akan memulai usahanya, karena modal kerja ini memegang peranan sangat penting untuk investasi jangka panjang dan jangka pendek, tanpa modal kerja, suatu usaha tidak akan penah berjalan dengan lancar, karena tidak ada modal yang di gunakan untuk proses produksi dan untuk biaya operasional.

Dalam penggunaan modal kerja kita harus juga sangat berhati-hati dan harus sangat memperhitungkannya, agar keuangan suatu perusahaan itu dapat terus terkontrol dalam periode-periode yang sudah di rencanakan.

Dana yang kita tanamkan untuk modal kerja itu harus bisa memenuhi semua kebutuhan perusahaan dari dana investasi awal, dan untuk produksi, dan dana untuk operasional.

Membuka sebuah usaha pertama-tama kita harus memperhatikan investasi awalnya, dimana investasi awal ini di gunakan untuk investasi jangka panjang. Misal kita membuka suatu usaha percetakan, investasi yang harus kita punyai, atau investasikan adalah gedung bangunan, pertama mesin cetakan, tempat sablon, tidak mungkin kita akan membeli mesin cukur. Oleh sebab itu investasi awal ini sangat penting untuk menentukan usaha yang akan kita jalankan, Karena salah berinvestasi sedikit saja dalam investasi awal ini, kita akan dapat banyak kerugian yang harus di tanggung, karena investasi awal ini yang menentukan jalannya perusahaan itu, dan sifatnya jangka panjang.

Yang kedua kita harus memperhatikan modal kerjanya, yaitu modal yang harus di keluarkan perusahan percetakan untuk membeli biaya-biaya untuk berproduksi,contohnya, peusahaan harus membeli kartonnya yang akan di cetak nantinya, tinta untuk menyablon. Karena tanpa adanya modal kerja ini, perusahaan tidak akan pernah bisa menjalankan usahanya atau tidak akan pernah bisa berproduksi sehingga perusahaan ini akan menjadi perusahaan mati.

Yang ketiga adalah modal operasionalnya, kita harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membiayai operasi biaya bulanan perusahaan tersebut, contohnya gaji karyawan, PLN, air, retribusi. Kalau biaya-biaya ini tidak di bayar maka akan berpengaruh juga dalam proses produksi lagi.

Kesimpulannya tanpa adanya modal kerja yang terencana dengan baik, maka sebuah perusahaan tidak akan pernah berjalan atau tidak akan pernah bisa beoperasional dan berproduksi

Senin, 28 Maret 2011

mengenal perpajakan indonesia

PAJAK

Pajak adalah iuran yang dapat dipaksakan (yang memungut adalah pemerintah/negara dan yang dipungut adalah wajib pajak).

**Ciri2 pajak :

1. Pajak berupa iuran wajib

2. Pungutan pajak dapat di paksakan

3. Tidak memberi kontraprestasi secara langsung

4. Untuk membiayai pengeluaran umum pemerintah

**Cara memungut pajak (stelsel), ada 3 yaitu:

1. Nyata -> dihitung pada akhir tahun.

2. Anggapan -> dihitung pada setiap bulan/awal tahun.

3. Campuran -> bayar tiap bulan sesuai dengan pajak tahun lalu tapi akhir tahun harus dihitung ulang penghasilan nyatanya, kalo kurang wajib pajak harus membayar kekurangan tersebut, jika kelebihan bayar ada 3 cara untuk mengambilnya kembali yaitu: restitusi yaitu uang lebihnya di minta kembali; kompensasi yaitu kelebihan uang di gunakan untuk membayar pajak tahun depan; disumbangkan kepada negara.

** Syarat-syarat pemungutan pajak adalah:

1. Adil -> sesuai dengan tingkat penghasilan ( jika penghasilan wajib pajak kecil, maka pajak yang dikenakan juga kecil, jika penghasilan wajib pajak besar maka pajak yang dikenakan juga besar)

2. Yuridis -> berdasarkan UU ( sudah disahkan, pengesahan didasarkan oleh persetujuhan DPR, yang dianggap bila DPR sudah setuju maka rakyat pun ikut setuju. Sehingga pemungutan pajak ada dasar aturan yang membuat wajib pajak harus mematuhi aturan tersebut untuk membayarnya)

3. Ekonomis -> dalam pemungutan pajak, pajak tidak boleh sampai mengganggu kelancaran proses produksi dan perdagangan, oleh sebab itu pajak harus sesuai dengan tingkat kemampuan suatu usaha

4. Finansial -> harus menghasilkan dana bagi negara ( biaya pemungutan pajak harus lebih kecil dari hasil yang dipungut sehingga negara tidak merugi)

** Asas-asas pemungutan pajak :

1. Asas domisili -> semua yang tinggal di Indonesia tanpa terkecuali meskipun dia adalah WNA dan penghasilannya bukan bersumber dari Indonesia saja, karena mereka berdomisili di Indonesia

2. Asas sumber -> pajak yang dikenakan kepada siapapun walau domisilinya bukan di Indonesia, tapi punya penghasilan di Indonesia ( tinggalnya harus di luar negri atau WNA )

3. Asas kebangsaan -> WNA yang tinggal di Indonesia tiap 1 tahun sekali dikenakan pajak bangsa asing walaupun dia belum mempunyai penghasilan, pajak bangsa asing ini ditentukan oleh pemerintah daerah dimana WNA itu menetap

** Hutang pajak timbul karena 2 faktor:

1. Ajaran formil ->timbul karena UU dengan perbuatan manusia

contoh: menunggu surat tagihan PBB datang/diberikan kepada wajib pajak, kalau surat tagihan itu tidak diberikan kepada wajib pajak dianggap wajib pajak tidak mempunyai hutang pajak

2. Ajaran material -> timbul karena UU, dengan sendirinya jika persyaratan telah memenuhi ( S,O,W ). Subyektif adalah orngnya yang ada dan ditinggal di Indonesia; Obyektif adalah orang yang sudah punya penghasilan

** Hutang pajak akan akan berakhir jika:

1. Pelunasan/ Pembayaran

2. Kompensasi

3. Penghapusan -> jika perusahaan tersebut bangkrut sehinggap perusahaan itu tidak bisa membayar lagi

4. Pembebasan -> hutang pajak akan tetap ada tetapi sanksinya saja yang akan di bebaskan

5. Kadaluarsa -> wajib pajak yang tidak membayar hutang pajaknya tetapi pemerintah tidak tahu, dan itu berlangsung selma selang waktu beberapa tahun sehingga pajaknya akan dibebaskan selama batas waktu tertentu (5 tahun), tetapi jika kurang dari 5 tahun wajib pajak ketahuan tidak membayar maka wajib pajak akan di kenakan sanksi+harus membayarnya

RESTRIBUSI

Restribusi adalah pungutan yang bersifat memaksa tetapi balas jasanya dapat dirasakan secara langsung

contoh restribusi : parkir; sampah; keamanan; listrik; jalan tol

** Beda restribusi dengan pajak :

PAJAK :

¤ Balas jasanya tidak langsung

¤ Penghasilannya masuk ke negara langsung

RESTRIBUSI :

¤ Balas jasanya langsung

¤ Penghasilannya masuk ke pemerintah daerah