Rabu, 21 Desember 2011

sejarah singkat sistem pendukung keputusan


Sejarah Singkat Sistem Pendukung Keputusan (DSS)

Sebelum kita membahas atau mengetahui sejarah tentang bagaimana DSS ini diciptakan dan berkembang sampai sekarang, kita harus tau dulu apa sih sebenarnya DSS itu dan untuk apa DSS itu diciptakan ?

DSS itu adalah sebuah system yang berbasis computer yang terdiri atas komponen-komponen yang saling berhubungan 1 sama lain, sehingga komponen-komponen ini mampu menghasilkan sebuah data informasi yang berguna untuk membantu mengambil sebuah keputusan dalam sebuah bisnis yang akan dijalankan. DSS ini sangat berguna untuk merencanakan sesuatu yang mungkin sulit untuk dipecahkan secara manusiawi, sehingga system ini membantu kita dengan memberikan informasi-informasi yang membandingkan, sehingga kita bisa memilih apa yang harus kita lakukan. DSS ini hanya sebagai alat bantuan saja untuk mengambil sebuah keputusan, dan keputusan akhir tetap di tangan kita sendiri mau atau tidak menuruti apa yang telah diinformasikan

Contoh sederhananya seperti ini, pada saat kita memiliki modal dalam nominal 1 M, kita tidak tau bagaimana cara untuk menginvestasikan uang tersebut sehingga kita mampu menghasilkan keuntungan yang max, untuk memngetahui apa yang harus kita lakukan, maka kita mengimput data- yang kita punya atau memasukan saja nilai nominal yang akan kita investasikan, system pendukung keputusan ini akan mengelolah data yang kita masukan dan menginformasi kan kepada kita apa saja yang harus kita lakukan agar investasi kita bias menghasilkan laba yang max. missal untuk membeli sham di PT a, atau membeli emas, atau mendepositokan uang tersebut atau apa saja. Dan dengan informasi itu kita dengan mudah untuk memilih apa yang harus kita lakukan selanjutnya

DSS ini telah mengalami pembangunan, perkembangan, perluasan dan pergeseran dalam teknologi selama beberapa tahun. Dibawah ini adalah searah singkat mengenai DSS

Sebelum 1965 sistem informasi itu sangat mahal dan berskala besar sehingga pada tahun 1960 an system pengambil keputusan atau DSS ini di ciptakan. Pada tahun 1975 DSS mengalami perluasan batasan-batasan, sampai pada akhir 1970 an tercipta MIT untuk memperluas DSS. Dan pada tahun-tahun berikutnya perkembangan DSS selalu terus di kembangkan untuk memperbaiki system-sistem yang sudah ada karena semakin hari teknologi semakin perkembang, jadi DSS pun harus bias mengimbanginya, dan sampai sekarang pun, masih banyak inovasi-inovasi dan penelitihan yang dilakukan demi mengembangkan atau memperluas DSS

Ini adalah DSS Time Line (dalam konstruksi)

Tahun

Milestone

1964

Awal Michael Scott Morton penelitian - melihat email dari Andrew McCosh

1967

Michael Scott Morton penelitian selesai pada dampak dari komputer berbasis perangkat tampilan visual pada proses pengambilan keputusan manajemen

1968

Scott Morton dan McCosh kertas; Scott Morton dan Stephens kertas

1975

Steve Alter menyelesaikan Ph.D.-nya MIT disertasi berjudul "Sebuah Studi Computer Aided Pengambilan Keputusan dalam Organisasi"

1978

pembangunan dimulai pada EIS yang disebut Manajemen Informasi dan Pendukung Keputusan (MIDS) sistem di Lockheed-Georgia

1981

pertama Konferensi Internasional mengenai Sistem Pendukung Keputusan, Atlanta, Georgia

1982

pendiri Metafora Sistem Komputer

1984

Teradata database Komputer (DBC/1012) dikapalkan ke Wells Fargo, AT & T dan Chrysler dengan sistem manajemen database relasional (RDBMS) pada platform proprietary.

Demikian sejarah singkat mengenai DSS atau Sistem pengambilan keputusan. Dan kesimpulan yang dapat kita ambil di sini adalah bahwa system pengambilan keputusan ini sangat penting dalam suatu perusahaan untuk mengembangkan suatu usahanya, tanpa system ini suatu perusahaan atau usaha akan kesulitan untuk mengembangkan usahanya. Dan DSS ini tidak hanya berhenti di satu titik kemampuan aja, tetapi DSS ini tiap tahunnya mengalami perkembangan-perkenmbangan sehingga DSS ini memiliki kemampuan yang lebih canggih lagi dan mampu mengatasi setiap masalah dengan demi mudah. Dan sampai sekarang DSS masih terus diteliti dan terus diinovasi, sehinnga DSS tidak akan pernah ketinggalan jaman, dan DSS akan selalu siap membantu perusahaan dalam mengambil berbagai keputusan besar atau kecil

Sabtu, 17 Desember 2011

Sebuah studi tentang pendapat konsumen untuk atribut pengecer : suatu penerapan Analisis Conjoint ( Online Shop )







Sebuah studi tentang pendapat konsumen untuk atribut pengecer :
suatu penerapan Analisis Conjoint
( Online Shop )

Sebelum masuk keinti bahasan mengenai penda
pat konsumen untuk atribut pengecer sebuah website (online shop), kita pertama-tama harus mengetahui apa sih yang di maksud dengan Analisis Conjoint itu ?

Analisis Conjoint adalah sebuah teknik atau cara yang digunakan untuk mengetahui pendapat atau respon konsumen terhadap suatu barang atau jasa yang ditawarkan oleh masing-masing online shop sesuai dengan atribut yang mereka tawarkan

Masing-masing online shop menawarkan perbedaan atribut, sesuai dengan keunikan mereka. Perbedaan ini bertujuan untuk menarik minat konsumen untuk percaya dan mau berbelanja di online shop mereka

Atribut-atribut yang ditawarkan :

Barang dagangan
Barang yang di tawarkan onleh online shop ini harus mencakup semua informasi yang dibutuhkan oleh k
onsumen, misalnya : harga, bentuk, merk, kualitas, volume, warna dll
Semua informasi-informasi itu akan mempengaruhi keputusan konsumen apa
kah dia akan terus untuk berkerjasama dengan anda atau dia akan berahli ke online shop lainnya yang lebih memberikan informasi yang lengkap mengenai barang yang dimaksud ( banyaknya online shop yang ada sekarang maka membuat konsumen jauh lebih selektif dalam memilih sebuah barang )

Kenyamanan
Kenyamanan disini adalah hal yang paling menarik bagi para konsumen, karen
a mereka tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, kapan pun dan dimanapun mereka mau mencari barang yang mereka inginkan mereka bisa melakukannya. Dan mereka bisa mencari informasi sebanyak-banyak nya mengenai barang yang mereka maksud dengan mudah

Interaktivitas
Konsumen dan Pengecer bisa berinteraksi secaa langsung tanpa
adanya batasan ruang dan waktu, dan ini dapat membuat pengecer mendapatkan respon yang positif dari konsumen, apalagi pelayanan yang memuaskan dapat membuat konsumen senang. Dan dalam berinteraksi ini pengecer juga bisa mempengarui konsumen dalam pengambilan keputusan

Navigasi
Tampilan, dimana tampilan ini sangat berpengaruh juga, karena mudah tid
aknya konsumen mencari dan mengakses online shop kita, semakin mudah pencarian online shop dan cara pemesanan dan informasi tentang barang tersebut, maka konsumen akan lebih semakin tertarik

Kehandalan
Semakin online shop itu mampu untuk menyimpan data privasi konsumen, dan semakin online shop itu bisa memberikan jaminan kepada konsumen tentang apa kenyamanan dan keamanan konsumen tersebut maka konsumen itu akan lebih tertarik

Promosi
Dilakukan untuk menarik minat konsumen, promosi ini biasanya diberikan dengan cara memberikan diskon-diskon dan memberika semacam hadiah kecil untuk menyenangkan pelanggan

Design

Tampilan web shop kita harus di design semenarik mungkin, sesuai dengan a
pa yang kita tawarkan, karena semakin menarik tampilan yang diberikan maka konsumen akan senang berlama-lama berkunjung di web kita, dan itu dapat menaikkan omset kita

Dalam online shop ada kelebiha
n dan kelemahan yang di milikinya

Kelebihan

Menghemat waktu
Menghemat biaya
Menghemat tenaga
Mengurangi resiko-resiko yang tidak diinginkan
Mempermudah mengkases informasi

Kelemahan

Sering terjadi penipuan
Barang tidak sesuai dengan keinginan kita atau yang di tampilkan
Tidak bisa cek fisik langsung

PENELITIHAN DI SPANYOL
TENTANG RESPON KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT
YANG DITAWARKAN OLEH MASING-MASING KONSUMEN

Hasil yang ditemukan adalah rata-rata konsumen akan membeli secara online karena atribut dari masing-masing online shop yang ditawarkan. Dapat dilihat bahwa konsumen akan merespon apa yang kita tawar kan apabila ada harga yang jelas, garansi, keamanan, kualitas. itu adalah atribut yang penting yang harus ada dlm setiap online shop, karena kalau atribut yang sangat berpengaruh ini tidak ada maka konsumen tidak akan pernah merespon barang atau jasa yang kita tawarkan , karena banyak nya online shop yang ada membuat konsumen dengan mudah menemukan online shop yang dapat memberikan informasi-informasi yang lengkap mengenahi barang tersebut, dan dapat memberikan jaminan-jaminan tentang kualitas dan keamanan


Sabtu, 12 November 2011

LAPORAN KEUANGAN


"Pentingnya Sebuah Laporan Keuangan"


Laporan keuangan sangat penting dan di perlukan untuk mengetahui kondisi keuangan suatu perusahaan. Pada mulanya laporan keuangan hanya digunakan oleh perusahaan sebagai ‘alat penguji’ dari pekerjaan bagian pembukuan, tetapi sesuai dengan perkembangan laporan keuangan ini tidak hanya sebagai alat penguji saja tetapi juga sebagai dasar untuk dapat menentukan atau menilai posisi keuangan perusahaan tersebut, dimana dengan hasil analisa tersebut pihak – pihak yang berkepentingan dapat dengan mudah mengambil suatu keputusan.

"Tetapi Laporan Keuangan ini memiliki keterbasan-keterbatasan, keterbatasan itu antara lain" :

a. Laporan keuangan yang dibuat secara periodik pada dasarnya merupakan intern report ( laporan yang dibuat antara waktu tertentu yang sifatnya sementara ) dan bukan merupakan laporan final. Karena itu semua jumlah – jumlah atau hal – hal yang dilaporkan dalam laporan keuangan tidak menunjukan nilai likuidasi atau realisasi dimana dalam laporan ini terkandung pendapat pribadi yang telah dilakukan oleh Akuntan atau Manajemen yang bersangkutan.

b. Laporan keuangan menunjukan angka dalam rupiah yang kelihatannya bersifat pasti dan tepat, tetapi sebenarnya dasar penyusunannya dengan standar nilai mungkin berbeda atau berubah.

c. Laporan keuangan disusun berdasarkan hasil pencatatan transaksi keuangan atau nilai rupiah berbagai waktu atau tanggal yang lalu dimana daya beli uang tersebut semakin menurun, dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya sehingga kenaikan volume penjualan yang dinyatakan dalam rupiah belum tentu menunjukan unit yang terjual semakin besar, mungkin kenaikan itu disebabkan karena naiknya harga jual barang tersebut yang mungkin juga diikuti kenaikan tingkat harga – harga.

d. Laporan keuangan tidak dapat mencerminkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi posisi atau keadaan keuangan perusahaan karena faktor – faktor tersebut tidak dapat diukur dengan satuan uang.

"Tujuan Analisis Keuangan"

a. Investasi Pada Saham
Analisis resiko difokuskan pada kemampuan perusahaan melewati masa-masa sulit dan kemudian memproyeksikan kemampuan ini untuk periode-periode masa yang akan datang.

b. Pemberian Kredit
Menilai kemampuan perusahaan untuk mengembalikan pinjaman yang diberikan beserta bunga yang berkaitan dengan pinjaman tersebut.

c. Kesehatan Pemasok
Menganalisis profitabilias perusahaan pemasok, kondisi keuangan, kemampuan untuk menghasilkan kas untuk memenuhi operasinya sehari-harinya, dan kemampuan membayar kewajibannya pada saat jatuh tempo.

d. Kesehatan Pelanggan
Menilai kemampuan pelanggan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Analisis meliputi Besarnya kredit, jangka waktu kredit, jenis usaha pelanggan, besar kecilnya usaha pelanggan

e. Kesehatan perusahaan ditinjau dari karyawan
Memastikan apakah perusahaan yang akan dimasuki tersebut mempunyai prospek keuangan yang bagus. Faktor yang dianalisis adalah profitabilitas perusahaan, kondisi keuangan perusahaan, dan kemampuan menghasilkan kas dari perusahaan

f. Pemerintah
Menentukan besarnya pajak yang harus dibayarkan, menentukan tingkat keuntungan yang wajar bagi suatu industri, dan menganalisis layak tidaknya perusahaan melakukan go public

g. Analisis Internal
Menentukan sejauh mana perkembangan perusahaan sebagai bahan evaluasi prestasi manajemen, dan digunakan oleh manajemen sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan perencanaan serta untuk evaluasi perubahan strategi

h. Analisis Pesaing
Menentukan sejauh mana kekuatan keuangan pesaing yang digunakan untuk penentuan strategi perusahaan misalnya penentuan harga, strategi merebut pangsa pasar.

i. Penilaian kerusakan
Menentukan besarnya kerusakan yang dialami perusahaan dalam rangka untuk mengganti kerugian

"Jenis-jenis laporan keuangan"

Laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan biasanya adalah :

a) Neraca : laporan yang sistematis tentang aktiva, hutang, modal dari suatu perusahaan yang.menunjukkan posisi keuangan pada suatu saat tertentu.
Bentuk Neraca:
1) Staffel (Report Form)
2) Skontro ( T – Account Form)

b) Laporan laba rugi : suatu laporan yang menunjukkan pendapatan dari penjualan, berbagai biaya, dan laba yang diperoleh oleh perusahaan selama periode tertentu.
Bentuk laporan laba rugi:
1) Multiple step
2) Single step

c) Laporan perubahan modal: Laporan perubahan modal adalah suatu ikhtisar tentang perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu (periode tertentu).

d) Laporan arus kas: bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai (kas) perusahaan.

Metode dan Teknik Analisa

Analisa – analisa laporan keuangan terdiri dari penelaahan atau mempelajari daripada hubungan dan tendensi atau kecenderungan ( trend ) untuk menentukan posisi keuangan dan hasil operasi serta perkembangan perusahaan yang bersangkutan.
Metode dan teknik analisa digunakan untuk menentukan dan mengukur hubungan antara pos – pos yang ada dalam laporan, sehingga dapat diketahui perubahan – perubahan dari masing – masing pos tersebut bila diperbandingkan dengan laporan dari beberapa periode untuk satu perusahaan tertentu, atau diperbandingkan dengan alat – alat pembanding lainnya.
Tujuan dari setiap metode dan teknik analisa adalah untuk menyederhanakan data sehingga dapat lebih dimengerti.

Ada dua metode yang digunakan oleh setiap penganalisa laporan keuangan, yaitu analisa horisontal dan analisa vertikal.

a. Analisa horisontal adalah analisa yang menggunakan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat, sehingga akan diketahui perkembangannya. Metode ini disebut metode analisa dinamis.

b. Analisa vertikal adalah apabila laporan keuangan yang dianalisa hanya meliputi satu periode atau satu saat saja, yaitu dengan memperbandingkan antara pos yang satu dengan pos lainnya dalam laporan keuangan tersebut, sehingga hanya akan diketahui keadaan keuangan atau hasil operasi pada saat itu saja. Metode ini disebut metode analisa statis.

Teknik dan Analisa yang biasa digunakan dalam analisa laporan keuangan adalah sebagai berikut :

1. Analisa Perbandingan Laporan Keuangan yaitu metode dan teknik analisa dengan cara memperbandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih, dengan menunjukan :
a. Data absolut atau jumlah dalam rupiah
b. Kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah
c. Kenaikan atau penurunan dalam prosentase
d. Perbandingan yang dinyatakan dengan ratio
e. Prosentase dari total

2. Trend atau tendensi posisi dan kemajuan keuangan perusahaan yang dinyatakan dalam prosentase adalah suatu metode atau teknik analisa untuk mengetahui tendensi daripada keadaan keuangannya, apakah menunjukkan tendensi tetap, naik atau turun.

Senin, 03 Oktober 2011

Sistem Informasi vs Teknologi Informasi









Sistem Informasi vs Teknologi Informasi


Sistem Informasi dan Teknologi Informasi ini sebenarnya tidak sama, tetapi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi saling berhubungan satu dengan yang lain dan masing masing tidak dapat berjalan / berfungsi dengan baik apabila tidak didukung oleh yang lainnya (saling melengkapi seperti halnya manusia, manusia tidak akan pernah bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain , dan pasti ada kesulitan dan ketidak sempurnaan dalam melakukan apapun pekerjaan yang ada jika manusia ini hidup sendirian / bekerja sendirian )


Sistem Informasi merupakan suatu kumpulan perangkat lunak yang dirancang saling berhubungan yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan data menjadi sebuah informasi yang berguna, serta menyediakan suatu mekanisme untuk mencapai sasaran.suatu tujuan yang diinginkan.

Sistem Informasi memberikan nilai tambah terhadap proses, produksi, kualitas, pengambilan sebuah keputusan, serta memecahkan sebuah masalah yang tentu saja itu sangat berguna bagi perkembangan bisnis yang sedang berjalan, dan Sistem Informasi ini di gunakan karena kegiatan bisnis yang ada sekarang ini semakin rumit karena pengaruh ekonomi internasional dan persaingan dunia serta perkembangan teknologi yang sangat pesat sehingga membuat kita harus semakin cepat dalam pelayanan atau pun mengambil sebuah keputusan, karena kalau tidak kita akan jauh ketinggalan di bawah yang lainya, danm itu sangat merugikan


Teknologi Informasi segala peralatan / teknik teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis. sehingga Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi mencakup teknologi komunikasi yang digunakan untuk memproses, menyimpan, dan mengirimkan informasi yang ada.

Kegunaan dari Teknologi Informasi ini adalah sebagai Teknologi Proses yang mengubah data mentah menjadi data yang bernilai informasi, Teknologi Output yang dapat menyimpan dokumen, mendesign produk baru, Teknologi komunikasi yang dapat menyampaikan suatu informasi


Sehingga dapat di simpulkan bahwa Sistem Informasi lebih fokus pada pengaturan dan manipulasi data sedangkan Teknologi Informasi merupakan alat atau teknik yang digunakan untuk membantu melakukan hal tersebut.




Rabu, 29 Juni 2011

game theory

Game Theory (Teori permainan)


“Game Theory” merupakan sebuah pendekatan terhadap kemungkinan strategi yang akan dipakai, yang disusun secara matematis agar bisa diterima secara logis dan rasional. Game Theory digunakan untuk mencari strategi terbaik dalam suatu aktivitas, dimana setiap pemain didalamnya sama-sama mencapai utilitas tertinggi. Penerapannya banyak dilakukan di berbagai disiplin ilmu seperti biologi, militer, politik, diplomasi, ilmu sosial, dll.

Dalam aplikasi bisnis, Game Theory hampir sama dengan Decision Tree dalam tujuannya untuk menentukan keputusan terbaik, hanya saja Game Theory memperhitungkan langkah yang akan diambil oleh pemain lainnya ( non-parametric ). Seperti kita ketahui, setiap pemain bisnis pasti selalu memikirkan rencana baru yang strategic untuk mencapai payoff tujuannya. Masalahnya adalah, ketika pemain lainnya juga mengambil rencana yang sama maka rencana yang awalnya strategic dapat menjadi tidak bekerja sama sekali atau bahkan merugikan. Parahnya lagi, ini berlaku bagi semua pemain didalamnya.

Sebagai contoh, misalkan perusahaan A ingin menambah penjualan dengan menurunkan harga produknya. Namun ia tidak memperhitungkan bahwa perusahaan sejenis lainnya, sebut saja B juga sedang memikirkan ide yang sama. Jika ada 2 perusahaan dengan produk homogen menurunkan harga, tentu perhatian konsumen yang awalnya 50% untuk 1 produk akan menjadi masing-masing 25% untuk 2 produk yang menurunkan harganya. Padahal kedua perusahaan telah menghitung bahwa untuk menutupi biaya produksi yang bertambah akibat penambahan demand, penjualan harus meningkat setidaknya 35%

Ada 2 bagian tentang game theory yaitu:
  1. one shot
  2. repeated : a. finite

b. infinite

Penjelasan:

  • 1. One-shot : contohnya jika dua orang bertemu dan tahu bahwa mereka hanya akan sekali saja bertemu, terjadi kasus dimana mereka tidak menjaga reputasi mereka. Mereka berbuat buruk karena tahu bahwa tindakan mereka tidak akan menimbulkan tindakan lain di kemudian hari.
  • 2. Repeated; finite ; terjadi misalkan ketika orang tahu bahwa 10 hari lagi dia akan mati. Maka segala ekspektasi tersebut mengubah behaviornya untuk berpikir mengenai hari akhir ke-10. Ini membuat orang menjadi desperate dan bertindak di luar dugaan atau disebut juga efek akhir.
  • 3. Repeated; infinite: terjadi dimana seseorang menjaga reputasinya karena ia yakin akan berinteraksi dengan pihak lain in the near future and more