Sabtu, 07 Mei 2011

LOKASI PENENTUAN TEMPAT USAHA


Lokasi perusahaan adalah suatu tempat dimana perusahaaan itu melakukan kegiatan fisik atau tempat melakukan pemproduksian barang. Ketepatan sebuah lokasi sangat menentukan sukses tidaknya usaha kita. Jangan pernah berkompromi dengan lokasi yang kurang bagus. Dan sebelum menentukan sebuah lokasi kita harus memastikan tujuan kita dalam mengembangkan bisnis, apakah untuk memperluas jaringan, melayani kebutuhan konsumen di daerah tersebut, untuk meng-capture market yang masih besar, untuk menjadi ujung tombak produk/usaha tertentu atau hal lainnya yang sesuai dengan tujuan bisnis anda. Karena tanpa mengetahui tujuan yang jelas kita dapat kehilangan pasar yang seharusnya kita dapat kan, dan para kompetitor dapat mengetahui kelemahan-kelemahan kita, sehingga kompetitor dapat dengan mudah merebut pasar kita.


Dalam menentukan sebuah lokasi kita harus mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang matang yaitu:

  1. Tingkat Kepadatan penduduk

Tingkat kepadatan penduduk berkaitan dengan jumlah penduduk disuatu area, apakah banyak atau tidak. Jika di area itu jumlah kepadatan penduduk tinggi, maka usaha yang kita dirikan min a kan dilirik atau mendapatkan perhatian dari penduduk setempat, dan itu sangat menguntungkan pagi pengusaha


  1. Tingkat pendapatan masyarakat calon konsumen.

    Tingkat pendapatan/ penghasilan penduduk disekitar area tersebut. Karena hal ini berkaitan dengan daya beli masyarakat sekitar terhadap produk kita. Kalau daya belinya tinggi, kita bisa menjual produk yang agak berkualitas walau sedikit agak mahal, tetapi kalau daya belinya rendah, kita bisa menjual produk yang kualitasnya standar tetapi murah.

  2. Banyaknya usaha di tempat tersebut & Tingkat persaingan.

    Untuk lokasi perdagangan, pasti banyak usaha di tempat tersebut. Biasanya kalau semakin banyak yang membuka usaha di area tersebut, semakin ramai. Karena terjadi sentralistik macam-macam usaha dalam satu lokasi, dan ini tentu menarik pelanggan yang jauh untuk datang berbelanja. contohnya mal atau plaza, atau sekitar pasar.

Tetapi jika usaha sejenis dengan kita sudah cukup banyak, serta kita masih belum memiliki kemampuan bersaing yang baik, maka kita bisa memepertimbangkan untuk lokasi dengan potensi yang lebih baik. Tetap ingat akan tujuan dan strategi bisnis kita, apakah untuk mengganjal kompetitor, memenuhi kebutuhan nasabah anda atau untuk penetrasi pasar.


  1. Posisi tempat usaha

    Perlu di lihat tempat tersebut. Biasanya kalau di mal lebih ramai pengunjung, tetapi harga sewa juga lebih mahal. Tetapi hati-hati dalam memilih mal, ada mal yang tidak ramai, sehingga bisa-bisa usaha kita malah tidak berkembang, mengingat saat ini semakin banyak mal yang bermunculan. Selain di mal, tempat di sekitar jalan raya juga bagus, dekat perempatan, pokoknya tempat yang mudah terlihat dan ramai dilalui orang

  2. Keamanan dan akses parkir.

    Faktor keamanan ini cukup penting. Karena kalau suatu tempat tidak begitu ramai tetapi rawan dari segi keamanan, bisa jadi meningkatkan pengeluaran sektor keuangan, karena ada biaya-biaya untuk pengamanan, belum lagi resikonya terhadap stok barang kita dan tempat suaha kita. Usahakan ada tempat parkir yang lega dan aman untuk kendaraan, apalagi jika usaha yang mau dibuka berupa rumah makan, karena kalau konsumen kesulitan mencari tempat parkir, atau parkir jauh dari lokasi usaha kita, tentu pelanggan tidak akan merasa aman dan ogah untuk kembali.

  3. Pemilik/Penyewa sebelumnya

    Pelajari dengan pasti siapa dan jenis usaha apa yang sebelumnya menempati tempat tersebut. Alasan mengapa mereka tidak melanjutkan sewa atau memindahkan bisnis mereka dari tempat tersebut. Apabila pemilik/penyewa tempat tersebut memiliki jenis usaha yang sama dengan kita, mungkin kita bisa memeprtimbangkan kembali untuk memilih tempat tersebut sebagai tempat usaha kita. Namun jika kita yakin bahwa usaha kita bisa lebih baik dari pemilik/penyewa sebelumnya, maka kita bisa dengan percaya diri menempati lokasi tersebut. Ingat selalu tujuan awal anda membuka usaha di lokasi tersebut.


Faktor yang mempengaruhi lokasi pabrik |:

Faktor utama :
- Lingkungan masyarakat
- Kedekatan dengan pasar
- Tenaga kerja
- Kedekatan dengan bahan mentah dari pemasok
- fasilitas dan biaya transportasi
- Sumber daya alam lainnya

Faktor sekunder :
- Harga tanah
- Dominasi masyarakat
- Peraturan tenaga kerja
- Rencana tataa ruang
- Kedekatan dengan lokasi pabrik pesaing
- Tingkat pajak
- Cuaca/iklim
- Keamanan
- Peraturan lingkungan hidup